|
"SAYA sudah delapan tahun jual bakso Mas" jelas seorang penjual bakso sambil meracik sajiannya yang saya pesan. Saat saya
tanya apakah bisnis bakso banyak untungnya? "Memang untuk kebutuhan sehari-hari lumayan Mas, sekarang sih sedang mikir bagaimana
saya sanggup membayar kuliah anak saya," jawabnya.
Sesekali saya tertarik menikmati bakso sore hari, sekadar mengganjal perut sampai waktu makan malam tiba. Sore itu saya terlibat
perbincangan kecil dengan si penjual bakso, sebutlah namanya Amin. Dari kesan yang saya lihat, Amin memiliki pribadi yang
amat ulet, sabar dan tabah. Dengan sedikit segan dia mengaku adalah sarjana ekonomi lulusan dari universitas ternama di Jawa
Tengah. Hanya terlihat dari gaya bicaranya yang santun untuk mempercayai dirinya adalah seorang penyelia di perusahaan swasta
sebelum menjadi penjual bakso delapan tahun lalu.
|